Tuesday, June 2, 2009

Menangkan Mega-Prabowo, Jasin Bangun Jaringan Gerilya

Jakarta - Perang antara tim sukses cawapres telah dimulai. Masing-masing tim sukses mengandalkan strateginya. M Jasin, Koordinator Penggalangan Massa capres-cawapres Megawati-Prabowo mengaku akan menggunakan jaringan gerilya untuk memenangkan pasangan tersebut.

"Ini perlawanan rakyat. Kalau perang, ini menggunakan jaringan gerilya," ujar M Jasin saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2009).


Jasin menambahkah, kekuatan terbesar Megawati-Prabowo ada di kalangan akar rumput. Karena itu, ia akan menggalang kekuatan dengan suara-suara dari arus bawah.


Hal ini dinilainya efektif untuk mengumpulkan dukungan sebnyak-banyaknya.


"Misalnya ada 45 tukang ojek dukung Mega-Prabowo itu bisa memberitahu yang lain juga. Jadi polanya sporadis," ungkap pensiunan letnan jenderal ini.


Jasin mengaku tidak akan menggunakan jaringan-jaringan yang formal dan tidak akan membuat organisasi-organisasi dari pusat, tetapi justru memfasilitasi masyarakat yang ingin memberikan dukungannya kepada pasangan Megawati-Prabowo.


"Jadi kalau misalnya ada satu orang ingin buat dukungan kepada Megawati-Prabowo, dia datang kepada saya. Lalu saya jelaskan bagaimana caranya dan lalu orang itu pun kembali ke tempatnya untuk menggalang massa. Jadi saya semacam adviser," cetus Jasin.


Jasin juga mengaku akan terus mengembangkan sekoci-sekoci relawan pendukung Prabowo. Hal ini dinilai potensial untuk menggalang massa menjelang poilpres.


"Seperti yang akan kita deklarasikan itu Barindo Raya. Pengurus-pengurus Barindo itu kan telah menyatakan dukungan pada SBY, tapi banyak juga teman-teman di bawah yang menyatakan dukungannya kepada Megawati-Prabowo, sehingga ingin bentuk Barindo Raya, ya silakan saja," jelasnya.


Barindo Raya yang merupakan pecahan dari Barindo ini akan dideklarasikan pada 1 Juni mendatang di Solo, Jawa Tengah.

Pasangan Mega-Pro Ungguli SBY-Boediono pada Polling Website tvOne


Polling website tvOne, yang diluncurkan 11 Mei lalu, mendapat sambutan hangat pemirsa tvOne. Lebih lima puluh ribu pembaca website tvOne ikut berpartisipasi. Hingga Rabu 27 Mei pukul 11.00 WIB, pasangan Capres cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, berhasil merebut hati pembaca website tvOne, dengan perolehan suara 20.426 pemilih.

Kemudian, pasangan SBY-Boediono berasda nomor dua dengan jarak perolehan cukup jauh, yakni 15.501 suara. Sedangkan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto, sementara harus puas di nomor buncit yakni 14.873 suara.


Melejitnya pasangan Mega-Pro cukup mengejutkan, karena pada sepekan pertama perolehannya cukup terseok. Memasuki pekan kedua merambat naik, dan puncaknya terjadi Senin 25 Mei lalu. Sejumlah analisa internal tvOne menyebut, perolehan pasangan ini naik drastis usai mendengar pidato Mega pada saat deklarasi di Bantargebang, dan wawancara eksklusif Prabowo dengan tvOne pada acara Kabar Petang. Sebab acara tersebut juga mendongkrak rating luar biasa.


Kendati polling tersebut tidak bisa dipertangungjawabkan dari metodologi peneliltian ilmiah, namun setidaknya bisa memberi pencitraan tersendiri bagi pemirsa atau pembaca website tvOne. Kami menerapkan metode sederhana, yakni mencegah pengguna melakukan pemilihan (klik) berulang.


Tentang penafsiran dan analisa hasil polling sementara itu, kami serahkan pada pembaca.